Senin, 30 Agustus 2010

PENDAHULUAN buku "You are the Real Personal Success"


Setiap orang memberi makna yang berbeda-beda tentang sukses. Ada yang memaknakan sukses sebagai memiliki uang banyak, harta berlimpah atau menjadi kaya raya. Zig Ziglar mengatakan sukses adalah "mendapatkan banyak hal yang bisa dibeli oleh uang – dan semua hal yang tak bisa dibeli oleh uang. Anda bisa membeli kasur, tapi Anda tak bisa membeli tidur yang nyenyak."

Saya menemukan ada orang yang tidak ingin sukses bila merujuk pada makna di atas. Ada yang menginginkan hidup yang biasa saja tanpa keuangan yang berlebih. Anda bisa membantah melalui definisi Zig Ziglar bahwa sukses juga terkait dengan hal selain uang. Namun karena Zig Ziglar mengatakan “semua  hal” di mana dalam kenyataan saya banyak bertemu orang yang tidak menginginkan semua hal atau banyak hal. Ada orang-orang yang memiliki keinginan yang relatif sedikit bahkan keinginan yang sederhana.

Saya tidak bermaksud menyalahkan definisi Zig Ziglar, karena dulu saya juga memegang definisi yang sama. Dengan menggunakan definisi tersebut ketika bertemu orang-orang yang tidak ingin uang banyak, harta berlimpah atau menjadi kaya raya, banyak hal atau semua hal, membuat saya bertanya pada diri sendiri “Masa sih orang ini tidak ingin sukses?”

Belakangan saya menyadari sebenarnya ‘sukses’ tidak harus mengikuti definisi orang lain dan setiap orang dapat membuat definisi atau makna sendiri-sendiri. Saya membuat definisi sukses secara sederhana sebagai pencapaian seseorang atas tujuannya.  Dengan definisi ini, saya tidak lagi bertemu orang yang tidak ingin sukses karena setiap orang memiliki tujuannya masing-masing yang berbeda dengan orang lain.

Ada yang memiliki tujuan memperoleh penghasilan tertentu, mendapat jabatan tertentu, mengelola usaha, menjadi olahragawan, seniman dan sebagainya. Langkah selanjutnya adalah bagaimana mewujudkan tujuannya ? Pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Banyak cara untuk mencapai sukses. Buku ini mengantarkan menuju sukses Anda melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming ( NLP ).
Mengapa melalui NLP ? NLP tercipta karena pertanyaan mendasar dari salah satu penciptanya,  Richard Bandler yaitu “mengapa seseorang bisa sukses, sementara orang lain tidak ?”. Richard Bandler mencari jawabannya bersama John Grinder dengan melakukan penelitian.  Dari penelitian mereka menghasilkan jawaban bahwa orang-orang yang sukses dalam meraih keberhasilannya memiliki perilaku yang nyaris sama dalam hal strategi-strateginya. Semua strategi itu dikodifikasikan dan dimodelkan sehingga dapat ditiru/dimodel oleh orang lain yang ingin sukses.

Penelitian awal Richard Bandler dan John Grinder  terhadap beberapa orang yang memiliki kemampuan luar biasa dalam melakukan perubahan kepada orang lain, mereka ini adalah : Fritz Perls seorang pakar Gestalt Therapy, Virginia Satir seorang Family Therapist, Gregory Bateson, pakar antropologi dan Milton H. Erickson, seorang Hypnotherapist. Penelitian terhadap tokoh-tokoh ini, menghasilkan formulasi awal dari NLP yaitu di seputar metodologi untuk memodel keistimewaan orang lain (Human Excellence).

Sampai sekarang NLP telah memberikan manfaat bagi  banyak orang secara luas untuk mencapai keberhasilan dan keunggulan di bidangnya. Di luar negeri mereka yang menggunakan NLP mencapai sukses dalam hidup adalah Anthonny Robbins, Michael Jordan, Tiger Wood, Andre Agassi, Bill Clinton, Lady Di, Nelson Mandela dan lain-lain.

Di Indonesia banyak trainer membawa orang-orang menuju sukses dengan NLP yaitu R.H. Wiwoho, Ronny F. Ronodirdjo, Hingdranata Nikolay, Abdul Aziez, Waidi Akbar, Anthony Dio Martin, Mariani Ng, Tung Desem Waringin, Krishnamurti dan lain-lain.


Untuk mencapai sukses yang Anda inginkan, Anda perlu mengenali diri Anda terlebih dahulu dan melakukan transformasi diri yang dibutuhkan untuk percepatan serta kemudahan dalam melangkah menuju sukses. Buku ini dengan pendekatan NLP akan mengantarkan Anda mengatasi kelemahan yang ada dan memantapkan kekuatan diri Anda.

Buku ini menemani Anda menuju sukses yang Anda inginkan melalui NLP dengan mudah dan relatif cepat. Anda akan menemui pemaparan dengan bahasa yang  ringan dan mudah dipahami. Kemudian Anda mendapatkan manfaat yang terbaik dari buku setelah membacanya dengan cara yang Anda sukai dalam kondisi relaks. Selamat Anda telah memutuskan menjadi pribadi sukses sejati dalam perjalanan menuju kesuksesan yang mencerahkan !


salam sukses dan selamat memBaca,




Yosandy L. S.




Rabu, 18 Agustus 2010

Mentokkanlah Karir Anda Setinggi Langit !


Dalam perjalanan bekerja di beberapa perusahaan selama belasan tahun ini, saya banyak menemukan karyawan yang karirnya mentok. Tak sedikit karyawan yang bekerja belasan tahun bahkan puluhan tahun bekerja di posisi yang tidak jauh berbeda sejak awal bekerja. Di salah satu perusahaan saya bahkan menemukan banyaknya karyawan yang pensiun sebagai staff biasa padahal masa kerjanya mencapai dua puluh bahkan tiga puluh satu bekerja di perusahaan tersebut.

Hal itu menggelitik hati saya karena ternyata sebagian besar dari karyawan tersebut mengeluh dengan kondisinya. Sebagian lagi lebih banyak pasrah karena menganggap tidak
mampu berbuat lebih untuk mencapai karir yang lebih baik walaupun mereka menginginkannya. Kebanyakan karyawan menginginkan karir yang lebih baik karena erat hubungannya dengan gaji atau penghasilan yang diperoleh. Apalagi tuntutan kebutuhan hidup yang semakin lama semakin besar.

Apa yang menyebabkan karyawan-karyawan tersebut mentok karirnya ? Saya menggali informasi dari mereka dan mendapatkan jawaban-jawaban antara lain :

  • Pendidikan tidak mendukung
  • Tidak pintar atau kecerdasan terbatas
  • Saya sudah bekerja dengan keras
  • Atasan tidak memberikan kesempatan
  • Perusahaan ini aturannya ketat untuk promosi

Banyak fakta dengan mudah ditemukan dan mematahkan jawaban-jawaban tersebut bahwa itu terkesannya menjadi alasan belaka. Namun tulisan saya ini tidak akan membahas hal-hal tersebut. Saya ingin menulis dari hasil pengamatan saya, bagaimana karyawan tersebut karirnya sampai mentok ?

Banyak dari mereka yang awal bekerja tidak mempersiapkan dirinya dengan baik. Saya banyak menemukan orang-orang yang masih sekolah atau kuliah tidak memiliki rencana, apa pekerjaan yang mereka inginkan ? Masih banyak siswa-siswa yang sekolah karena mengikuti perintah orang tua atau ikut teman-temannya. Banyak juga mahasiswa yang mengambil kuliah juga karena perintah orang tuanya, ikut teman-temannya atau pa
ling banter berasumsi bahwa kuliah yang diikutinya akan mendukungnya kelak bila bekerja.

Belum lagi persoalan bahwa pendidikan yang ada di Indonesia masih banyak yang belum banyak mempersiapkan peserta didiknya untuk siap di dunia kerja. Bahwa masih besarnya perbedaan dunia pendidikan dan dunia kerja, antara teori dan praktek.

Banyak dari mereka yang akan masuk dunia bekerja ketika melamar sekedar melamar saja. Mereka mengirimkan lamaran-lamaran ke mana saja, yang penting diterima bekerja. Tak sedikit surat lamaran berisi “mengisi posisi apappun yang tersedia” alias “any position” dalam bahasa latinnya hehehe.

Di satu sisi, kondisi ini dapat dipahami terutama mereka yang karena desakan ekonomi harus segera mendapatkan pekerjaan untuk kebutuhan hidup. Di sisi lain, alasan ini kebanyakan menyebabkan banyak karyawan terjebak pada kondisi nyaman atau “comfort zone”, tidak berani beresiko untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Kata mereka "Toh, sudah ada pekerjaan dan penghasilan."

Saya ingin mengatakan persoalan karir mentok, mungkin dikarenakan tidak membuat rencana pada awalnya. Lagipula kalaupun karir mentok, jangan mentokkan setinggi jemuran atau setinggi plafon kantor Anda hehehehe... MENTOKKANLAH KARIR ANDA SETINGGI LANGIT !


Bagi sahabat pembaca yang masih sekolah/kuliah atau memiliki keluarga atau teman yang masih sekolah/kuliah, sebaiknya :

  1. Buatlah rencana sedini mungkin setelah sekolah/kuliah, apa kegiatannya nanti ? Bekerja atau usaha ? Buatlah rencana jangka pendek, menengah dan panjang termasuk karir Anda di dalamnya.
  2. Pekerjaan/usaha apa yang akan dijalankan ? Buatlah beberapa alternatif pilihan.
  3. Pikirkan dasar yang kuat untuk setiap alternatif pilihan yang dibuat. Untuk tujuan apa pilihan itu dibuat ?
  4. Fokus pada persiapan untuk merealisasikan alternatif nomor 1.
  5. Gali dan berdayakan potensi untuk persiapan masuk dunia kerja/usaha termasuk meraih nilai pendidikan setinggi-tingginya.

Bagi sahabat pembaca yang sedang bekerja dan menginginkan jenjang karir tertentu, sebaiknya :

  1. Apakah Anda sudah membuat rencana karir Anda ? Evaluasi apakah sudah memenuhi unsur specific, measurement, achievable, reasonable and time base (SMART) ?
  2. Tingkatkan motivasi yang kuat untuk merealisasikan setiap rencana karir Anda, jangka pendek, menengah dan panjangnya.
  3. Pembelajaran melalui training, baca buku, memodel dari orang sukses dan lain-lain.
  4. Gali dan berdayakan potensi diri Anda yang lebih besar.
  5. Komitmen, konsisten dan fleksibel dalam setiap tindakan merealisasikan rencana Anda.


Semangat lebih sukses lagi !



Minggu, 15 Agustus 2010

Tips Turunkan Berat Badan Mudah Dengan “Self Talk”

Salah satu keunikan manusia adalah terkait dengan berat badan. Yang kurus pengen gemukin badannya, yang gendut berusaha kurusin badannya. Saya sendiri dari kecil sampai umur 20-an termasuk yang berbadan kurus. Seingat saya sampai lulus SMA dengan tinggi 170 berat saya hanya 48 kg. Kayak bambu lagi jalan katanya kalau saya lewat hehehe.


Demi menaikkan berat badan, saya melakukan macam-macam cara yang berhubungan dengan makan dan minum. Mulai makan yang banyak dengan porsi abang becak (mudah-mudahan abangnya ga baca dan tersinggung hehehe) sampai minum susu setiap hari (bukan susu nona liar sih hahaha becanda ya).

Usaha yang akhirnya membuahkan hasil dan setelah sekian lama sampai tahun lalu berat badan saya 84 kg. Dengan berat segitu malah menjadi gendut alias overweight. Ada beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk turunkan berat badan sampai berat ideal. Berikut ini kisahnya :

  • Sebagai jomblo high quality hehehe dengan berat dan bentuk badan ideal dapat menjadi andalan bila ingin ikut acara Take Him Out.
  • Rencana untuk menjadi fasilitator training membutuhkan kondisi yang prima dan kuat berdiri selama training.
  • Nge-test ‘jimat’ alias praktek ilmu NLP yang dipelajari untuk turunkan berat badan sendiri.
  • Terprovokasi beberapa sahabat yang meminta dan menjalani program turunkan berat badan.

Atas permintaan beberapa sahabat yang belum sempat bertemu saya untuk mengikuti program turunkan berat badan, saya membuatnya dalam bentuk artikel. Dan artikel ini adalah sharing dari praktek program turunkan berat badan saya dan beberapa sahabat yang sudah mengikutinya. Saya sendiri menjalannya dari Januari 2010 dengan berat 84 kg dan berhasil turun menjadi 72 kg. Berat tersebut stabil sampai saat ini.

Banyak orang turunkan berat badan menggunakan banyak cara yang membutuhkan usaha, proses dan biaya relative besar seperti program diet, obat, akupuntur dan lain-lain. Sahabat pembaca juga bisa melakukan dengan konsep sahabat saya yang membuat program khusus HypnoLangsing, Master Juli Triharto baik secara langsung maupun melalui bukunya, HypnoLangsing yang diterbitkan oleh Gramedia.

Anda juga terus dapat mengikuti program dari saya yang menawarkan cara praktis dan mudah, tanpa perlu “memaksakan diri” untuk menahan diri dari makanan atau minuman. Dengan cara ini membutuhkan komunikasi (self-talk) yang baik dalam diri Anda. Untuk sahabat pembaca yang belum mengetahui tentang self-talk dapat membacanya di buku saya, You are the Real Personal Success.

Saya berasumsi Anda telah terbiasa melakukan self-talk dan telah terjalin komunikasi yang baik dalam diri Anda. Berikut ini adalah hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan berat badan Anda :

  1. Timbang berat badan Anda saat ini dan tentukan berat badan yang Anda inginkan.
  2. Tuliskan berat badan yang Anda inginkan, kapan dan tujuan apa Anda menurunkan berat badan tersebut. Tulis dalam kertas/kartu ukuran kartu nama dan taruh di tempat yang dapat, Anda baca setiap minggu sekali; misalnya di dompet.
Contoh : “Saya menurunkan berat badan menjadi “xx” kg pada “bln/thn” dengan tujuan memiliki penampilan yang lebih menarik, lebih sehat dan mudah bergerak.”
  1. Lakukan self-talk penurunan berat badan dalam kondisi relaks seperti pada waktu menjelang tidur atau bangun tidur.
a. Terkait dengan berat badan
Contoh “ Bagian tubuh atau pikiranku yang mengatur berat badan, terima kasih untuk support yang kamu lakukan selama ini. Saya menurunkan berat badan menjadi “xx” kg pada “bln/thn” dengan tujuan memiliki penampilan yang lebih menarik, lebih sehat dan mudah bergerak. Sejak sekarang jalankan program ini dengan cara yang tepat dan nyaman untuk capai berat “xx” kg. ”
b. Terkait dengan makan dan minuman
Contoh “ Bagian tubuh atau pikiranku yang mengelola konsumi makanan dan minuman, terima kasih atas support yang baik selama ini, mulai sekarang harap support bagian tubuh atau pikiran yang menjalankan program penurunan berat badan. Konsumsilah makanan dan minuman yang mendukung program tersebut. “
  1. Visualisasi diri Anda pada saat badan dengan berat ideal / sesuai keinginan. Berikan gambaran yang jelas, apa saja yang Anda dengar atau katakan dan apa perasaan Anda saat Anda mencapai berat ideal tersebut.

Untuk point 3 dan 4 lakukan seminggu 2 (dua) kali. Lakukan self-talk atau percakapan yang nyaman sesuai yang biasa, Anda lakukan. Peka dan dengarkan informasi yang disampaikan tubuh atau pikiran Anda sejak Anda memulai program turunkan berat badan.

Selamat turunkan berat badan Anda dengan mudah dan saya tunggu kabar gembira dari Anda secepatnya.