Rabu, 08 September 2010

Lebaran 2010 !

Para Sahabat Sukses yang 

meRayakan Kemenangan :

"Selamat Idul Fitri 01 Syawal 1431 H 

Mohon Maaf Lahir Batin ! "

 

Selasa, 07 September 2010

“Deep Sleep” : Tidur Nyenyak Dan Berkualitas


Semua orang membutuhkan tidur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya setiap malam. Idealnya kebutuhan tidur sekitar delapan jam setiap malam. Tidur malam adalah hal mendasar yang mendukung kesehatan dan membuat Anda awet muda. Pada waktu tidur, tubuh melakukan perbaikan dan penyegaran kembali sistem tubuh. Saat itu, otak juga beristirahat untuk melakukan penyimpanan informasi yang terjadi sepanjang hari.

Fakta membuktikan, orang-orang dengan lama tidur malam hari kurang dari enam jam akan menghadapi resiko virus lebih tinggi dan berisiko mengalami penyakit jantung serta stroke. Kurang tidur menyebabkan kemunduran mental bahkan dapat menyebabkan kematian. Saya tidak berniat menakut-nakuti Anda, anggap saja saya mengingatkan Anda untuk memenuhi kebutuhan tidur Anda.

Cukup banyak orang-orang yang mengalami gangguan tidur seperti : tidur tidak nyenyak dan sering terbangun, ada juga yang sulit tidur kembali bila terbangun saat tidur di malam hari, atau tidur hanya dua tiga jam setiap malam. Gangguan tidur ini berhubungan dengan kemampuan kelenjar pineal dalam menghasilklan hormon melatonin. Hormon melatonin ini berperan dalam pengaturan mentruasi, mengendalikan gairah pada pasangan, menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, meningkatkan sistem imun, meredakan stres dengan menghambat respon stres tubuh. Hubungan dengan kebutuhan tidur, hormon melatonin mengatur pola tidur Anda.

Kelenjar pineal memproduksi hormon melatonin pada saat malam ketika lampu dimatikan. Itulah sebabnya untuk tidur nyenyak Anda perlu memadamkan lampu atau meredupkan cahaya lampu di kamar. Hindari hidup dalam kondisi lampu terang benderang ! Kekurangan hormon melatonin akan mengganggu pola tidur normal. Produksi hormon melatonin mencapai puncaknya di usia lima tahun dan menurun setelah itu. Itu sebabnya bayi dengan mudah tidur dalam waktu yang lama. Pada usia lebih dari 60 tahun, 80 persen kadar melatonin hilang dari tubuh. Dan pada saat itu kualitas tidur juga menurun.

Untuk itu segera atasi sedini mungkin bila mengalami gangguan tidur. Jangan meniru orang-orang yang menganggap gangguan tidur bukan masalah yang serius. Gangguan tidur akan berdampak pada kesehatan dan penuaan. Cukupi saja kebutuhan tidur Anda, saya akan terus mengingatkan hal ini karena ini penting untuk Anda.

Perhatikan hal-hal berikut ini sebagai bagian dari  kebiasaan rutin yang membuat Anda tidur dengan nyenyak dan berkualitas :
·         Kamar yang gelap dan udaranya nyaman untuk Anda, kedua hal ini akan membuat kelenjar pineal memproduksi hormon melatonin untuk membuat Anda nyenyak
·         Sebaiknya tidak menaruh TV di kamar tidur, Anda dapat menggantikan dengan perangkat musik untuk memainkan musik-musik relaksasi dengan volume rendah menjelang tidur
·         Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman untuk tubuh Anda
·         Jadwalkan jam tidur dan bangun yang standar
·         Periksa kasur Anda apakah membuat Anda tidur dengan nyaman atau tidak

Pada saat Anda sudah di tempat tidur untuk tidur malam, lanjutkan kebiasaan self talk Anda. Setelah berdoa, memberikan apresiasi kepada tubuh dan pikiran, lanjutkan dengan self talk untuk meminta tubuh dan pikiran untuk beristirahat dan tidur nyenyak.

Berikut ini self talk yang saya lakukan pada saat tidur malam, Anda boleh mengucapkannya dengan kalimat Anda sendiri. “Tubuhku engkau telah membantuku beraktivitas sepanjang hari, istirahat dan tidurlah senyenyak-nyenyaknya. Pikiranku pun engkau telah melakukan banyak hal sepanjang hari, istirahat dan tidurlah dengan senyenyak-nyenyaknya bersama tubuhku dari sekarang sampai besok pagi jam 5. Selama tidur pulihkan kembali tenagaku dan segarkan kembali pikiranku. Besok bangunlah dalam kondisi sehat dan segar penuh semangat untuk beraktivitas kembali“.

Kamis, 02 September 2010

Berkomunikasilah dengan Diri Sendiri !


“Anda mempengaruhi pikiran bawah sadar Anda dengan pengulangan kata-kata.”
W. Clement Stone
“Apa yang Anda pikirkan mengenai diri Anda jauh lebih penting daripada apa yang orang lain pikirkan mengenai Anda.”
Seneca


Deepak Chopra pernah mengatakan manusia dalam satu hari melakukan self-talk sebanyak 55.000 – 65.000 kali. Berita buruknya adalah 80 % dari self-talk tersebut isinya negatif. Anda mungkin mulai berpikir ini salah satu sumber yang melakukan sabotase terhadap rencana hidup Anda.

Kesadaran manusia terbagi atas bagian sadar (conscious) yang kekuatannya hanya 12 % dan  bawah sadar (subconscious) yang kekuatannya mencapai 88 %. Bayangkan saja kalau self-talk yang dilakukan di wilayah bawah sadar yang berkekuatan 88 % dengan isi 80 % self-talk yang negatif. Apapun yang Anda lakukan pencapaiannya hanya hal-hal negative dan merugikan.

Apa yang perlu Anda lakukan kalau begitu ? Secepat mungkin sadari dan amati self-talk yang Anda lakukan.  Setiap self-talk yang negatif, lakukan pembatalan ( cancel ) dan berikan self-talk positif yang bermanfaat.

 
Contoh self-talk negatif,  “Sudahlah, saya tidak mampu menyelesaikannya!”
Segera batalkan dengan self-talk positif, “Saya mampu menyelesaikannya dengan belajar hal baru untuk meningkatkan kemampuan”

Pakar motivasi bernama Neil Fiore, Ph.D. mengatakan self-talk positif,  “berbicara sendiri yang positif”  merupakan alat yang kuat untuk mengubah jalur secara mental sehingga kita menghadapi kesempatan-kesempatan belajar dengan kekuatan dan rasa percaya diri, dan pusat-pusat belajar di dalam pikiran kita terisi penuh dengan daya serta bekerja secara optimal.

Selanjutnya rajin-rajinlah berbicara dengan diri Anda sendiri, terutama hal-hal yang mendukung pencapaian hidup Anda. Anda merasa aneh dan hanya berbicara dengan orang lainlah yang “normal”? Tenang, kalau Anda sudah membiasakan berbicara dengan diri sendiri, Anda akan memetik banyak manfaat. Daripada membiarkan diri Anda melakukan self-talk yang tidak terkontrol, iya kan ?

Itu baru berbicara, belum berkomunikasi dengan diri sendiri. Lho, memang beda ? Iya, berbicara hanya sebatas bicara. Yang dimaksud dengan berkomunikasi bukanlah sebatas bicara tapi apa yang Anda harapkan dari pembicaraan tersebut tercapai itulah yang dinamakan komunikasi.

Dengan kata lain dalam melakukan komunikasi, Anda ( diwakili oleh conscious) harus memperlakukan diri Anda (diwakili oleh subconscious) sebagai mitra yang sejajar. Dalam berbicara Anda sebagai conscious bisa saja berbantah atau bahkan mengintimidasi subconscious Anda.


Dalam berkomunikasi, conscious harus bermitra dengan baik dengan subconscious. Hasil pembicaraan yang dilakukan adalah atas kesepakatan yang bermanfaat bagi diri Anda. Anda pernah mendengar “Musuh terbesar adalah diri sendiri” dan komunikasi yang baik antara conscious dan subconcious akan menjadikan “Sahabat terbaik adalah diri sendiri”.

Subconscious adalah hasil proses dari manusia sejak bayi, keluarga, pendidikan, lingkungan, pergaulan dengan teman, idola, tokoh dan semua hal yang diakses seseorang. Hal ini berarti subconscious dapat berisi hal-hal yang merugikan dan tidak bermanfaat.

Untuk menggantikan isi atau program negatif pada subconsious Anda dapat  berlatih dan membuat kebiasaan untuk berkomunikasi dengan diri Anda sesering mungkin. Anda akan mulai mengenali dan memahami diri Anda dengan lebih baik.

Lakukan dengan hal-hal yang sederhana terlebih dahulu, seperti meminta subconcsious Anda membangunkan Anda pada jam yang Anda inginkan. Pada saat Anda akan tidur sampaikan keinginan Anda dan tunggu responnya. Respon tersebut bisa berupa kata-kata, gambaran saja atau sensasi tertentu di tubuh Anda.

Bila berupa kata-kata mungkin mudah Anda pahami, namun untuk gambaran atau sensasi tertentu mungkin Anda tidak mengerti.  Anda bisa bertanya lagi untuk memastikan maksudnya. Apabila hasilnya seperti yang Anda harapkan, diri Anda sudah mulai menerima komunikasi Anda. Lakukan untuk hal-hal yang lain lagi seperti semangat tinggi pada saat bangun pagi, motivasi belajar yang tinggi dan lain-lain.

Setiap komunikasi yang Anda lakukan, sampaikan terima kasih yang tulus untuk sub-concsious Anda atas respon dan supportnya yang baik. Demikian juga setiap malam sebelum tidur, sampaikan terima kasih kepada tubuh Anda sendiri sehingga tubuh Anda bersedia terus berkomunikasi dengan diri Anda.

Kesadaran diri Anda baik bagian sadar ( conscious ) maupun bawah sadar ( subconscious ) pada dasarnya adalah diri Anda yang membutuhkan perhatian dari Anda sendiri. Mereka adalah bagian diri Anda yang telah melakukan banyak hal untuk Anda dan menjaga diri Anda. Dengan memberikan perhatian yang baik entah itu berterima kasih, mendengarkan hal-hal yang disampaikan dan lain-lain membuat kesadaran Anda akan terus menerus memberikan yang terbaik dalam kehidupan Anda.

Artikel ini bagian dari Sukses 7 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS" dimuat untuk memperjelas artikel Tips Turunkan Berat Badan Mudah Dengan “Self Talk”