Tampilkan postingan dengan label buku pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku pertama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

Elemen 3 V Dalam Komunikasi

“Seberapa baik kita berkomunikasi tidak dibuktikan dengan seberapa baiknya kita mengatakan sesuatu, tetapi dengan seberapa baiknya kita mengerti.”
Andy Grove
“Perbedaan antara seorang yang pintar dan seorang yang bijak adalah seorang yang pintar tahu apa yang perlu dikatakan, seorang yang bijak tahu apa yang perlu dikatakan dan apa yang tidak.”
Frank M. Garafola




Pakar psikologi dari UCLA, bernama Profesor Albert Mehrabian menyatakan bahwa  elemen komunikasi terdiri dari 3 V yaitu :
  • 1.      Verbal
  • 2.      Vokal
  • 3.      Visual

 V yang pertama atau verbal adalah kata-kata yang diucapkan. Elemen ini hanya berpengaruh sebesar 7 % dari komunikasi yang terjadi. Kata-kata yang sama diucapkan orang yang berbeda akan menimbulkan dampak yang berbeda pula, sehingga kata-kata itu sendiri pengaruhnya kecil sekali dalam komunikasi.

Contohnya isi atau kata-kata dalam pidato Bung Karno. Dampak kata-kata tersebut apabila disampaikan oleh Bung Karno sendiri akan berbeda apabila misalnya disampaikan oleh Tessy Srimulat . Anda yang merasa terbakar semangatnya mendengar Bung Karno sendiri, mungkin menjadi lucu bila mendengar Tessy Srimulat.


Contoh lain misalnya syair atau kata-kata dalam lagu yang dinyanyikan Inul Daratista. Dampak yang berbeda apabila kata-kata yang sama dinyanyikan oleh Inul Daratista sendiri  dibandingkan misalnya yang menyanyikan adalah  Nunung Srimulat.

V yang kedua atau vokal adalah mutu suara (tonality) mencakup keras lemah, lambat atau cepat dan sebagainya. Elemen ini menyumbang pengaruh sebesar 38 % terhadap komunikasi. Anda mungkin lebih menyukai penyiar radio yang berbicara dengan suara yang jelas, kecepatan sedang dan berirama daripada suara yang cempleng dengan kecepatan tinggi.

V yang terakhir yaitu visual atau gerak tubuh pembicara. Elemen ini berpengaruh paling besar yaitu 55 % terutama dalam komunikasi langsung. Ini sebabnya pengaruh yang demikian besar atas lagu yang dinyanyikan oleh Inul Daratista. Gerak tubuhnya yang heboh membuat penontonnya ikut bergoyang. Dalam komunikasi tidak langsung seperti melalui telepon, elemen visual ini juga perlu. Anda pasti  bisa ‘mendengar’ seseorang sedang tersenyum di ujung telepon.

Dalam praktek sehari-hari, seringkali orang lebih memperhatikan kata-kata daripada mutu suara dan gerak tubuh pada saat berkomunikasi. Walaupun dampaknya kecil, pemilihan kata-kata yang baik tetap penting dan diperlukan. Hanya saja Anda perlu memperhatikan mutu suara dan gerak tubuh yang memiliki dampak total sebesar 93 % sehingga kata-kata yang Anda sampaikan tidak kehilangan tujuannya dan mendapatkan respon yang sesuai dengan keinginan Anda.

sumber : bagian Sukses 20 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Sukses Tidak Bisa Tidak Berkomunikasi


“Komunikasi yang terjadi ketika seorang pembicara menyampaikan pembicaraanya kepada khalayak dalam upaya mengubah sikap mereka.
Aristoteles
“Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang-orang melakukan orientasi diri terhadap lingkungan mereka.
Theodore Newcomb



Pada tulisan sebelumnya kita telah membahas mengenai komunikasi yang dilakukan ke dalam diri sendiri. Selain manfaat yang telah Anda ketahui, dengan komunikasi dengan diri sendiri akan menjadi pondasi yang kuat untuk berkomunikasi dengan orang lain.  Ada pepatah mengatakan “Kesulitan terbesar adalah menaklukan diri sendiri” sehingga bila kita dapat berkomunikasi secara baik dengan diri sendiri adalah berarti Anda dapat menaklukkan diri sendiri. Dengan demikian berkomunikasi dengan orang lain menjadi relatif lebih mudah.

Dalam kehidupan ini kita tidak bisa tidak berkomunikasi dengan orang lain. Demikian juga untuk mencapai outcome atau sukses, Anda perlu berkomunikasi. Ada sebagian orang yang relatif pendiam dan jarang berkomunikasi. Dulu saya termasuk di dalam kelompok tersebut.

Dengan alasan kurangnya percaya diri dan ketidaknyamanan berkomunikasi dengan orang lain, saya pendiam sejak kecil sampai saat menjelang bekerja. Pada saat memasuki dunia kerja, saya menyadari bila tidak meningkatkan kemauan dan kemampuan komunikasi saya akan merugikan saya. Kesadaran itu mulai menyentil kemauan saya untuk mulai berkomunikasi lebih banyak sementara saya juga mencari tahu cara yang baik dalam berkomunikasi.
Komunikasi ternyata bukanlah sekedar pembicaraan. Komunikasi bukanlah proses informasi dari pembicara kepada pendengarnya. Itu definisi komunikasi yang saya pahami awalnya. Namun tidak jarang dengan definisi komunikasi yang seperti itu hasil yang diinginkan tidak sesuai dengan harapan. Dan memang makna komunikasi dalam pendekatan Neuro Linguistic Programming  adalah respon yang Anda peroleh.

Pembicaraan demi pembicaraan yang dilakukan hanyalah berakhir sebagai pembicaraan dan bukanlah KOMUNIKASI sejauh respon yang diinginkan pihak terkait tidak sesuai. Tidak jarang juga pembicaraan yang dilakukan menjadi sia-sia, berlarut-larut bahkan malah menimbulkan dampak yang merugikan.

Makna komunikasi adalah respon yang Anda peroleh merupakan salah satu asumsi dasar dalam Neuro Linguistic Programming. Ada beberapa asumsi dasar dalam Neuro Linguistic Programming  terkait dengan komunikasi. Asumsi-asumsi ini apabila Anda menyakininya akan membantu dan meningkatkan kemampuan komunikasi Anda.

Salah satu asumsi yang terkenal dalam Neuro Linguistic Programming  adalah “the map is not the territory”.  Peta bukanlah wilayah yang sesungguhnya. Apa yang tergambar dalam peta hanyalah simbolisasi dari wilayah yang sebenarnya bukan wilayah itu sendiri.

Analogi yang sama seperti daftar menu bukanlah makanan yang sesungguhnya. Daftar menu hanyalah menggambarkan makanannya. Makanan yang sesungguhnya adalah makanan yang dibuatkan menurut pesanan Anda dan diantarkan setelah Anda memesannya. Kedua analogi ini menyatakan bahwa apa yang ada di pikiran bukan realita sebenarnya. Apa hubungannya dengan komunikasi ?

Seringkali seseorang menganggap hal-hal yang ada dalam pikirannya adalah realita dalam dunia sebenarnya. Dalam komunikasi, seseorang dapat berpikir apa yang dalam pikirannya sama dengan pikiran orang lain. Padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bisa berbeda sama sekali sehingga komunikasi yang terjadi kemungkinan besar menghasilkan sesuatu yang berbeda dari keinginan.

Bila Anda menyadari asumsi ini membuat Anda sadar dunia yang berada pada orang lain berbeda sehingga Anda perlu menghormati bentuk dunia yang ada dalam pikiran orang lain. Dari komunikasi yang Anda lakukan dengan asumsi tersebut akan menghindarkan Anda dari respon yang berbeda. Jangan sampai Anda kecewa karena berpikir orang lain akan menerima usulan Anda sementara kenyataannya orang tersebut menolak. Juga menghindarkan Anda melakukan sesuatu yang merugikan Anda hanya karena Anda berpikir orang lain tidak menyukai Anda.

Kadang-kadang Anda mungkin menemui orang yang ‘sulit’ dalam komunikasi. Anda perlu mempertimbangkan asumsi “selalu ada maksud positif dalam setiap perilaku”. Carilah maksud positif dalam perilaku seseorang akan menghindarkan Anda melabeli seseorang sebagai orang yang ‘sulit’.

Mungkin saja perilakunya tidak menyenangkan atau tidak nyaman bagi Anda, namun Anda bisa mendapatkan manfaat bila berkomunikasi dengan orang tersebut. Apabila Anda melabeli orang tersebut akan membuat Anda semakin tidak nyaman berkomunikasi dengannya atau justru menghindarinya yang berarti juga menghindari manfaat besar yang mungkin Anda peroleh.

Dengan mengetahui maksud positif dari perilaku orang tersebut, setidaknya akan mengurangi ketidaknyamanan Anda atau mengubah sama sekali penilaian Anda terhadapnya dan berdampak positif dengan komunikasi yang sedang Anda lakukan. Sungguh menyenangkan Anda akhirnya memperoleh hasil yang baik dan mengembangkan kemampuan komunikasi yang semakin meningkat !

sumber : bagian Sukses 18 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Minggu, 09 Januari 2011

Menghancurkan Tembok Mental Block

“Jika Anda percaya bahwa Anda mampu melakukan sesuatu, atau Anda percaya bahwa Anda tidak mampu, dalam kedua hal itu Anda mungkin benar.”
Henry Ford
“Jangan membatasi diri Anda. Kebanyakan orang membatasi diri mereka terhadap apa yang mereka pikir mampu mereka lakukan. Anda dapat terus maju sejauh batasan pikiran Anda. Apa yang Anda   yakini, percayailah, Anda mampu mewujudkannya.’
Mary Kay Ash




Ada yang menamakan limiting belief sebagai mental block yang memiliki pengertian yang sama. Mental block adalah kondisi mental yang menghambat seseorang dalam mencapai keinginannya yang sebenarnya berasal dari belief atau keyakinan yang membatasi. Singkat kata, limiting belief adalah sama dengan mental block dalam kata yang berbeda. 

Dengan demikian seperti janji saya sebelumnya, tulisan ini akan membahas cara mengubah limiting belief menjadi empowering belief yang sekaligus juga berarti menghancurkan tembok mental block. Teknik ini bukan cara satu-satunya, tetapi lebih kepada cara untuk memantapkan komunikasi dengan diri Anda dengan lebih baik lagi.

Bahkan teknik ini tidak saja bermanfaat untuk menghancurkan mental block tetapi lebih jauh manfaatnya untuk kebutuhan lain. Bapak Ronny F. Ronodirdjo, seorang Licensed Trained NLP™ dari The Society of NLP mengajarkan  teknik ini dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan. Setelah mempelajari dan mempraktekkannya, Anda dapat menggunakannya sesuai kebutuhan Anda untuk hal-hal lain.


Teknik ini dinamakan six steps reframing ( enam langkah untuk membingkai ulang) dan sesuai dengan namanya terdiri dari 6 langkah. Teknik ini akan bermanfaat dengan lebih optimal apabila sebelumnya Anda rajin melakukan komunikasi dengan diri sendiri. Kesadaran Anda akan menyampaikan informasi yang jelas bagi Anda. Seringkali orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan dirinya atau sering konflik dengan dirinya, akan mengalami penolakan atau tidak menghasilkan apapun melalui teknik ini.

Berikut ini langkah-langkah dalam six step reframing :
  1.  Siapkan limiting belief yang ingin Anda ubah.
  2.  Lakukan permintaan komunikasi dengan bagian diri Anda yang memegang limiting belief tersebut. Pada langkah dua ini Anda boleh menyampaikan terima kasih dan meminta kesediaan bagian diri Anda yang memegang limiting belief untuk berbicara. Tunggulah sampai bagian tersebut menjawabnya dan bila Anda sering berkomunikasi baik dengan diri Anda, jawaban tersebut akan berupa kata-kata yang tidak perlu Anda tafsirkan lagi.
  3.  Tanyakan bagian diri Anda yang memegang limiting belief tersebut apakah maksud positif dengan belief seperti itu dan dengarkanlah jawaban yang disampaikan.
  4.  Mintalah kepada bagian kreatif dalam diri Anda untuk mengajukan 3 keyakinan baru (empowering belief tentunya) yang sesuai dengan maksud positif yang disampaikan dalam langkah 3. Pada diri Anda memiliki bagian yang bertugas untuk menghasilkan hal-hal yang kreatif, sehingga Anda hanya perlu meminta pada bagian ini.
  5. Ajukanlah 3 keyakinan baru kepada bagian diri Anda yang memegang limiting belief untuk memilih satu di antaranya dan menggantikannya dengan limiting belief sebelumnya.  Bila bagian diri Anda yang memegang limiting belief menolak keyakinan baru ini, kembali ke langkah 4 untuk meminta bagian kreatif membuat 3 keyakinan baru berikutnya setelah itu baru lanjutkan pada langkah 6.
  6.  Periksa kesesuaian (ekologis) dengan bagian diri Anda yang lain dengan menanyakan “Seluruh bagian diri saya, apakah ada yang keberatan dengan empowering belief yang baru ini dalam mencapai outcome saya ?” Bila Anda tidak mendapat keberatan, Anda dapat berterima kasih kepada seluruh diri Anda telah melakukan langkah untuk mengganti limiting belief dengan empowering belief. Namun bila ada keberatan, Anda harus mengulang kembali dari langkah 4, 5 dan 6 sampai seluruh bagian diri Anda dapat menerima keyakinan baru tersebut.

Selamat Anda telah melatih cara untuk mengubah limiting belief menjadi empowering belief ! Atau dalam kata lain, Anda telah menghancurkan mental block dan selanjutnya memiliki mental yang mendorong / memberikan kekuatan kepada Anda dalam mewujudkan outcome Anda.

 sumber : bagian Sukses 18 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Bertindak Dengan Empowering Belief

Ukuran kesuksesan Anda bergantung pada ukuran keyakinan Anda.”
David J. Schwartz
“Keyakinan Anda menentukan tindakan Anda dan tindakan Anda menentukan hasil Anda, tetapi pertama-tama Anda harus yakin.’
Mark Victor Hansen



Anda telah membuat well-formed outcome dengan baik dan mewujudkannya dengan tindakan nyata dalam kehidupan. Anda pun juga telah menyadari diri Anda dengan kelebihan-kelebihan Anda dan mengembangkannya terus menerus. Satu hal yang dapat mendukung kelancaran tindakan Anda mencapai outcome adalah keyakinan (belief).

Keyakinan adalah kondisi atau keadaan percaya dalam Anda  terhadap sesuatu pada tingkat yang tinggi. Keyakinan dapat bersifat universal dan kebenarannya dapat dibuktikan oleh siapapun. Contohnya : matahari terbit di timur dan terbenam di barat, bumi berputar mengelilingi matahari, satu tahun terdiri dari 12 bulan dan sebagainya.

Keyakinan dalam diri manusia ada yang bersifat pribadi atau kita namakan saja keyakinan pribadi. Keyakinan ini terbentuk dari keluarga, agama, pendidikan, lingkungan pergaulan, guru, media dan lain-lain.  Keyakinan pribadi ini berisi tentang kehidupan sehari-hari yang bersifat umum seperti pekerjaan, keuangan, manusia dan hal-hal khusus seperti keyakinan dalam mencapai outcomeKeyakinan pribadi dapat menjadi dalam keyakinan yang memberdayakan ( empowering belief ) dan keyakinan yang membatasi ( limiting belief ).



Berikut contoh empowering belief :
  1.   banyak orang sukses maka saya juga bisa;
  2.  saya memiliki kekuatan untuk mencapai outcome;
  3.  memiliki kekayaan itu baik;
  4.  mendapatkan uang itu mudah dengan cara tertentu;
  5. dan lain-lain.
Sedangkan contoh limiting belief :
  1. saya terlalu muda untuk sukses;
  2.  orang kaya itu jahat, sehingga saya tidak perlu kaya;
  3.  saya memiliki banyak kekurangan untuk sukses;
  4. sukses itu perlu modal besar;
  5.   dan lain-lain.

Anda sekarang tentu setuju bahwa keyakinan yang memberdayakanlah yang mendukung Anda mencapai outcome, sebaliknya keyakinan yang membatasi akan menghambat bahkan melakukan sabotase terhadap Anda. Namun seringkali banyak orang tidak menyadari dalam dirinya apa saja yang menjadi empowering belief dan apa saja yang limiting belief. Semuanya terkesan berjalan secara otomatis tanpa dapat dikendalikan.

Saya yakin Anda telah mengetahui sebabnya. Anda masih ingat bahwa kesadaran manusia terdiri atas kekuatan sadar ( 12 % ) dan bawah sadar ( 88 % ). Keyakinan-keyakinan yang telah mengendap di bawah sadar akan bergerak secara otomatis. Apabila keyakinan itu adalah empowering belief, Anda tentu menyadari kekuatan itu semakin luar biasa mendorong Anda mencapai outcome Anda. Namun sebaliknya bila yang mengisi bawah sadar seseorang adalah limiting belief maka orang itu tidak menyadari ada sabotase untuk melemahkan usaha mencapai outcomenya.

 
Salah satu manfaat berkomunikasi dengan diri sendiri adalah menggali keyakinan-keyakinan yang sudah tertanam dalam diri Anda. Anda boleh melakukan langkah-langkah berikut untuk mengetahui keyakinan dalam diri Anda yang mungkin tidak Anda sadari :

  1. Carilah waktu luang untuk berkomunikasi dengan diri sendiri kurang lebih 1 jam dan bebaskan diri Anda dari hal-hal yang mungkin mengganggu seperti dering handphone.
  2. Bila perlu sampaikanlah kepada orang-orang dekat Anda seperti keluarga bahwa selama waktu tersebut agar tidak berkomunikasi dengan Anda karena Anda memerlukan waktu untuk sendiri, Anda dapat mengatakan sedang melakukan perenungan.
  3.  Anda dapat menyetel musik relaksasi jika menyukainya, musik relaksasi dapat membantu Anda masuk dalam kondisi relaks sehingga memudahkan Anda dalam komunikasi dalam diri Anda dan mulailah membuat diri Anda relaks dengan duduk di tempat yang nyaman bagi Anda, baik tubuh maupun pikiran serta menikmati suasana di sekeliling Anda yang membantu relaks lebih nyaman, baik suara musik relaksasi atau udara sekitar Anda.
  4. Bila sudah relaks, berbicaralah dengan diri Anda dan sampaikanlah rasa terima kasih Anda dengan cara Anda sendiri, contoh “ Tubuh dan pikiranku,  saya menyampaikan terima kasih atas support kalian selama ini dalam setiap kegiatan saya. Terima kasih juga atas kesediaan untuk berkomunikasi saat ini”.
  5.  Lanjutkan dengan menyampaikan keinginan untuk menggali keyakinan yang berada dalam diri Anda, contoh “Bagian yang menyimpan dan mengelola keyakinan, mohon katakan keyakinan-keyakinan yang ada dalam diri saya hubungannya dengan …….... (Anda  mengisi titik-titik dengan kebutuhan Anda seperti outcome, karir/bisnis dan lain-lain). 
  6.  Tunggulah pesan yang akan disampaikan oleh diri Anda yang dapat berupa gambaran,  sensasi rasa atau kata-kata, untuk pesan kata-kata biasanya mereka yang terbiasa berkomunikasi baik dengan dirinya dan bila berupa gambaran atau sensasi rasa saja Anda mungkin kesulitan menafsirkannya.
  7.  Bila berupa gambaran atau sensasi rasa Anda dapat kembali berkomunikasi agar mendapat pesan yang jelas, contoh “Terima kasih atas gambaran yang muncul tadi, mohon bagian yang menyimpan dan mengelola keyakinan bersedia mengatakan dalam kata-kata yang saya mengerti”.
  8. Setelah selesai, sampaikan terima kasih kepada diri Anda atas informasi dan komunikasi yang dilakukan.

Selamat, Anda telah mengetahui keyakinan dalam diri Anda. Anda tinggal memilahnya apakah keyakinan Anda tersebut empowering belief atau limiting belief. Beruntung bila Anda memiliki empowering belief, Anda meneruskan tindakan Anda untuk mencapai outcome.

Bagaimana bila ternyata Anda memiliki limiting belief ? Anda juga beruntung karena pembahasan berikut adalah teknik mengubah limiting belief menjadi empowering belief. Selamat !

 sumber : bagian Sukses 17 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Rabu, 29 Desember 2010

Nomor 7. Jangan Lupa Bernapas !

“Kekurangan oksigen adalah penyebab utama timbulnya berbagai penyakit degeneratif.”
Stephen Levine
“Penyebab utama kanker hanyalah satu, yaitu gangguan pada proses respirasi, di mana oksigen yang ada pada kondisi normal bekerja pada sel-sel tubuh diambil alih oleh sel-sel anaerob (tanpa oksigen).”
Otto Warburg


Betul, Anda tidak salah membacanya “Jangan Lupa Bernapas !“ Mungkin Anda membalas “Memangnya ada yang lupa bernapas ?” Jangan heran kalau saya menjawab “Iya, ada yang lupa bernapas, lho !”

Kok bisa ? Bernafas adalah kegiatan yang otomatis dan pada saat emosional tertentu seperti kaget, kecewa, marah dan sebagainya bisa membuat napas seseorang tidak teratur, kacau balau bahkan berhenti atau tepatnya menahan napas. Saya mengatakannya lupa bernapas. Tak jarang juga orang sering bernapas pendek. Dan ini dapat mengurangi kualitas kesehatan bahkan ada yang berpendapat bernapas yang demikian memperpendek umur.

Mengapa ? Bernapas adalah kegiatan memasukkan oksigen ke dalam tubuh dan mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Apabila pernapasan tidak teratur atau terganggu akan mengganggu ketersediaan oksigen bagi tubuh. Sebaliknya ketersediaan oksigen yang baik dan cukup akan membantu menjaga kesehatan secara prima.

Berolah raga secara teratur akan membantu kelancaran peredaran darah dalam tubuh. Sebaliknya merokok adalah kegiatan merugikan karena dampak buruknya terhadap kelancaran memasukkan oksigen dalam tubuh dan merusak paru-paru sebagai pengatur oksigen dalam tubuh manusia.

Untuk mendapatkan hasil pernapasan secara maksimal Anda dapat melakukan kegiatan khusus dalam mengelola pernapasan seperti lari pagi, senam, bela diri pernapasan,  yoga atau  meditasi. Pilihlah yang sesuai dengan diri Anda dan latihlah dengan teratur. Anda akan mendapatkan manfaat khusus untuk meningkatkan kualitas pernapasan dalam tubuh.

Namun Anda dapat melakukan tip sederhana berikut ini yang tidak membutuhkan waktu dan tempat khusus. Cukup dengan menyadari Anda bernapas, rasakan kelegaannya dan tariklah napas lebih panjang dari biasanya. Kegiatan ini cukup hanya dilakukan sebanyak 1 menit dan dapat dilakukan di mana saja baik sambil bekerja, saat beristirahat sejenak, sambil berjalan dan sebagainya. Sadarilah sesering mungkin setiap hari, dengan waktu yang singkat Anda mendapatkan manfaat yang besar. Selebihnya biarkan napas seperti biasa, otomatis tanpa disadari.

Anda juga bisa melakukan teknik pernapasan berikut ini cukup 15 – 30 menit. Anda bisa melakukan 2 kali sehari pada saat bangun pagi dan siang hari pada saat istirahat kerja atau di sore hari setelah pulang kerja.

Caranya adalah sebagai berikut :
  1. Tarik napas dengan perlahan dan panjang selama 10 hitungan ( kecepatan menghitung 1 sampai 10 dengan tempo yang sama ).
  2. Tahan napas Anda selama 15 hitungan .
  3. Pada hitungan ke-15, buang napas perlahan selama 10 hitungan.
  4. Kembali ke nomor 1 dan lakukan berulang selama 15 – 30 menit.

Untuk hitungan tersebut adalah hitungan rata-rata yang dapat dicapai oleh Anda yang baru melatih teknik pernapasan tersebut. Walaupun Anda dapat melebihi hitungan tersebut, saya sarankan Anda tetap memulai hitungan sesuai saran saya selama 2 -3 minggu awal.

Setiap 2 -3 minggu selanjutnya Anda dapat menambahkan 5 hitungan sehingga menjadi :
  1. Tarik napas dengan perlahan dan panjang selama 15 hitungan ( kecepatan menghitung 1 sampai 15 dengan tempo yang sama ).
  2. Tahan napas Anda selama 20 hitungan .
  3. Pada hitungan ke-20, buang napas perlahan selama 15 hitungan.
  4. Kembali ke nomor 1 dan lakukan berulang selama 15 – 30 menit.

Latihlah secara rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam upaya menyediakan oksigen yang cukup bagi tubuh Anda dan pada akhirnya berdampak pada kestabilan kesehatan tubuh Anda.

 sumber : bagian Sukses 16 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Sehat itu Murah, Sakit itu Mahal !

“Lakukan apa saja yang Anda bisa untuk menjaga, melindungi, dan mempertahankan pikiran serta tubuh Anda.”
Napoleon Hill

“Makanlah sedikit jika ingin makan banyak.”
Anthony Robbins


Di salah satu perusahaan tempat saya bekerja, pernah ada 3 karyawan yang sakit berat dan dirawat di rumah sakit. Karyawan tersebut menderita penyakit yang membutuhkan biaya tinggi seperti jantung dan kanker. Perawatan masing-masing karyawan mencapai ratusan juta bahkan salah satu di antaranya mencapai hampir 1 milyar. Sisi positifnya,  biaya tersebut ditanggung oleh asuransi perusahaan walaupun melebihi plafon kesehatannya, perusahaan memberikan kebijakan menanggung selisihnya.

Namun ada kasus lain, karyawan kontrak mengalami sakit dengan biaya tinggi mencapai 200 juta. Perusahaan hanya sanggup memberikan support puluhan juta ditambah dengan sumbangan para karyawan sehingga tidak mencukupi untuk biaya pengobatan karyawan tersebut. Pada masa sekarang memang biaya pengobatan menjadi sangat mahal apalagi seseorang menderita penyakit seperti stroke, jantung atau kanker.

Tidak banyak perusahaan yang menyediakan fasilitas pengobatan atau asuransi kesehatan tanpa batas. Umumnya perusahaan menyediakan fasilitas dengan batas plafon tertentu sehingga apabila karyawan menderita sakit yang membutuhkan biaya tinggi akan menanggung kekurangan biaya pengobatan yang dapat ditanggung perusahaan. Seringkali untuk biaya rawat jalan saja, karyawan harus menanggung kelebihan biaya pengobatan terutama mereka yang sudah berkeluarga karena melewati plafon yang tersedia.
Belum lagi apabila karyawan sering sakit akan mempengaruhi prestasi kerja dan berdampak pada kenaikan gaji. Dengan demikian untuk menjadi pribadi yang sukses (personal success), tidak dapat ditawar lagi setiap karyawan perlu memiliki kesehatan yang baik, baik untuk mencapai sukses dan berprestasi. Hal yang sama juga berlaku pengusaha (business owners), investor maupun untuk mereka yang bekerja mandiri (self employee) seperti dokter, pengacara, konsultan dan lain-lain.

Berbeda dengan saat sakit yang membutuhkan biaya tinggi, untuk sehat Anda tidak memerlukan biaya yang tinggi. Anda hanya perlu disiplin untuk melakukan pengelolaan kesehatan Anda. Berikut tip-tip yang perlu Anda lakukan dengan biaya murah tentunya, untuk mendapat kesehatan yang prima :


  1. Konsumsi makanan alami yang menyehatkan dengan jumlah yang cukup, bukan berlebihan.
  2. Perbanyak minum air putih.
  3. Konsumsi buah-buahan terutama yang mengandung anti oksidan alami seperti jeruk, semangka, sirsak dan lain-lain.
  4. Hindari mengkonsumsi hal-hal yang merusak kesehatan seperti merokok, alkohol, narkoba dan lain-lain.
  5. Jadikan olah raga sebagai kebiasaan bahkan cukup olah raga sederhana seperti jalan / lari pagi, senam, berenang dan lain-lain.
  6. Beristirahat dengan cukup baik kuantitas maupun kualitas istirahat untuk tubuh dan pikiran.
  7. Jangan lupa bernapas !

Untuk nomor 1 sampai 5 tentu hal yang Anda pahami maksudnya. Saya ingin menekankan pada nomor 6 dan terutama nomor 7 ( memangnya ada yang lupa bernapas ya hehehehe? ). Untuk istirahat pikiran Anda bisa melakukannya pada waktu menonton film kesukaan Anda, mendengar lagu-lagu kesayangan Anda, berwisata dan lain-lain. Namun Anda tidak dapat  melakukan cara ini setiap hari bukan ?

Cara yang paling efektif untuk mengistirahatkan pikiran adalah pada saat tidur, karena dilakukan setiap hari. Namun tidak selamanya tidur itu berarti istirahat tubuh sekaligus istirahat pikiran. Masih banyak orang yang beristirahat hanyalah tubuhnya pada saat tidur. Orang-orang yang memiliki persoalan, pekerjaan, atau beban pikiran lain yang belum selesai,  pikirannya akan bekerja pada saat tubuhnya tidur.

Apabila pikiran masih bekerja pada saat tidur maka akan menurunkan kualitas istirahat pikiran. Anda mungkin pernah mengalami tidur yang cukup namun bangun dalam kondisi lelah. Mungkin juga gelisah pada saat tidur. Orang-orang yang mengigau bahkan berjalan dalam kondisi tidur adalah orang-orang yang pikirannya masih bekerja sementara tubuhnya tidur.

Kalau begitu, bagaimana caranya agar Anda dapat mengistirahatkan pikiran dan tubuh pada saat tidur ? Anda cukup melakukan hal yang sederhana yaitu berbicaralah pada pikiran sekaligus tubuh Anda beberapa saat menjelang tidur. Betul ! Sama seperti yang dibahas pada bagian Berkomunikasi Dengan Diri Sendiri.

Berbicara tetapi jangan memerintah !  Katakanlah dengan terlebih dahulu menyampaikan terima kasih seperti contoh berikut “ Tubuh dan pikiranku, terima kasih ya telah bersama-sama melakukan banyak hal sepanjang hari ini. Besok kita akan melakukan karya-karya terbaik lagi sehingga membutuhkan kondisi tubuh sehat dan pikiran yang damai. Malam ini marilah kita, tubuh dan pikiranku beristirahat dengan baik sehingga besok kita bangun dengan kondisi tubuh yang sehat serta pikiran yang damai.  “

Anda dapat melakukannya dengan cara Anda sendiri. Anda yang terbiasa berkomunikasi dengan tubuh dan pikiran akan mendapatkan kerja sama dan support yang baik dari keduanya. Biasakanlah hal ini setiap malam untuk mendapatkan manfaat karena Anda memberikan perhatian yang baik terhadap tubuh dan pikiran Anda.

sumber : bagian Sukses 15 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Jumat, 19 November 2010

Tiga Pendekar Penegak Kepercayaan Diri


“Ke mana pun Anda pergi, apa pun cuacanya, selalu bawa terang mentari Anda.”
Anthony J. D’Angelo
“Hal-hal yang baik yang kita tanam pada akhirnya yang akan membangun kita.”
Jim Rohn

 
Saya adalah salah satu pengagum Oprah Winfrey, seorang Afro-Amerika pembawa acara talk show termahal sekaligus wanita terkaya di dunia. Salah satu kekaguman pada diri Oprah Winfrey adalah kepercayaan diri yang luar biasa. Apalagi menyimak latar belakang dirinya yang kurang beruntung sebelumnya, lahir dari ayah seorang mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur dan ibu seorang pembantu rumah tangga.

Oprah Winfrey hidup dengan neneknya di lingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Di usia 9 tahun mengalami perkosaan oleh saudara sepupu ibunya beserta  teman-temannya. Di usia 13 tahun Oprah hamil dan melahirkan namun bayinya meninggal kemudian. Sungguh luar biasa, seorang wanita dengan pengalaman seperti itu dapat bangkit bahkan sukses dalam hidupnya dengan penuh percaya diri.

Di sekitar kita masih sering kita menemukan orang yang kurang percaya diri. Kekurang percayaan diri ini menghambat kemajuan yang dilakukan seseorang. Untuk menumbuhkan  kepercayaan diri ini adalah membentuk dan melatih 3 pendekar dalam diri Anda. Apabila Anda membentuk dan melatih 3 pendekar ini dengan baik akan menumbuhkan kepercayaan diri yang baik.


Tiga pendekar yang saya maksud berdasarkan uraian Brian Tracy dalam bukunya Change Your Thinking Change Your Life  adalah self-ideal, self-image dan self-esteem. Self-ideal terdiri dari semua harapan, impian, visi dan idaman Anda. Orang yang memiliki self-ideal yang baik akan membentuk kepercayaan diri yang baik pula. Orang yang tahu siapa diri mereka dan apa yang dia yakini serta konsisten dengan nilai ideal yang dianut.

Self-image merupakan bagian yang menunjukkan bagaimana Anda melihat diri Anda dan pendapat Anda tentang diri Anda. Pada bagian ini Anda melihat ke dalam diri Anda dan menentukan bagaimana Anda sebaiknya bertingkah laku. Self-image akan mempengaruhi berbagai emosi, perilaku, sikap dan bagaimana interaksi Anda dengan orang lain. Untuk memiliki kepercayaan diri yang baik, Anda harus menciptakan self-image yang baik pula.

Self-esteem dapat dikatakan ‘inti reaktor’ kepribadian Anda. Self
- esteem adalah seberapa besar Anda mencintai diri Anda. Self-esteem menjadi sumber energi yang menentukan tingkat percaya diri Anda. Semakin Anda mencintai diri Anda akan semakin meningkatkan tingkat kepercayaan diri Anda.

Anda dapat memeriksa self-ideal saat ini, apakah self-ideal sudah sesuai harapan dan kebutuhan Anda ?  Anda dapat mengetahuinya dari dampak self-ideal pada kehidupan Anda. Anda dapat menata ulang self-ideal sehingga membawa dampak yang positif dalam kehidupan Anda. Bingkai ulang harapan, impian, visi dan idaman yang dapat mendorong Anda menuju kehidupan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Hal yang sama juga terhadap self-image yang ada selama ini, Anda menilai kembali apakah self-image tersebut sudah baik menunjang kegiatan Anda sehari-hari ? Anda dapat memodel tokoh yang Anda kagumi dalam membentuk self-image yang baru. Bagaimana self-image tokoh tercermin dalam perilakunya yang baik dapat menjadi model Anda. 


Apakah juga Anda mencintai diri Anda dengan takaran yang tepat, perlu Anda evaluasi kembali ? Takaran yang kurang akan berpengaruh pada rendahnya kepercayaan diri, sebaliknya takaran yang berlebih dapat menimbulkan kepercayaan diri yang berlebihan (over confident). Orang bijak mengatakan cintailah dirimu seperti Anda mencintai orang lain.

Anda dapat menfokuskan diri untuk menerima dan mencintai diri Anda sesuai self-ideal, self-image dan self-esteem  yang bermanfaat. Setelah itu Anda perlu  menambahkan kemampuan diri Anda dan mengembangkan diri melalui pembelajaran  secara terus menerus. Dengan demikian kepercayaan diri Anda akan terus menerus tumbuh dan berkembang seiring dengan tumbuh dan berkembangnya self-ideal, self-image dan self-esteem Anda

sumber : bagian Sukses 14 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"

Kamis, 11 November 2010

Prinsip 1 % Sehari


“Jika Anda tidak perlu berusaha, Anda tidak akan mengetahui kekuatan Anda.”
Matt Reeves
“Lift untuk mencapai kesuksesan sedang rusak. Anda harus menggunakan tangga… satu anak tangga demi satu anak tangga.”
Joe Girard

 

Saya terinspirasi menulis artikel ini dari salah satu karyawan administrasi departemen saya di salah satu perusahaan tempat saya bekerja. Di perusahaan tersebut menggunakan karyawan outsourcing, salah satunya untuk support pekerjaan administrasi. Pada waktu itu karyawan mendapatkan kartu pengenal baru ( ID card ) untuk karyawan outsourcing maupun permanen. Untuk kartu pengenal karyawan outsourcing hanya tertera nomor induk karyawan dan tulisan besar OUTSOURCING.

Karyawan saya itu, sebut saja Tari ( bukan nama sebenarnya he3x) mengatakan “Pak, kasihan ya kami yang outsourcing ini, sudah statusnya menyedihkan malah di ID Card tertulis OUTSOURCING, besar-besar lagi. Kan malu Pak!” Bagi sebagian orang status karyawan permanen penting dan membanggakan mereka.

Tulisan ini bukan bertujuan untuk masuk pada persoalan pro dan kontra OUTSOURCING, tetapi ajakan untuk memberdayakan mereka yang motivasinya terpengaruh karena statusnya sebagai karyawan outsourcing. Banyak orang yang mencari pekerjaan karena kebutuhan ekonomi sehingga pada awalnya mereka tidak mementingkan status outsourcing. Sebagai karyawan outsourcing, mereka bekerja dengan was-was karena masa kerja mereka sebatas jangka kontrak. Entah itu 6 bulan atau 1 tahun.

Bila prestasi mereka baik bisa diperpanjang kontraknya paling lama 3 tahun atau total 5 tahun setelah jeda 1 bulan. Beberapa yang mendapat kesempatan karena ada kebutuhan perekrutan karyawan tetap dan prestasi mereka baik. Namun umumnya setelah 3 tahun, mereka harus mencari pekerjaan baru karena tidak diperpanjang kontraknya. Ini penyebab utama kekuatiran karyawan outsourcing.

Kepada Tari, saya memberikan motivasi dan mengajarinya mengenai beberapa hal termasuk  well-formed outcome. Yang perlu Tari lakukan adalah tetap melakukan pekerjaannya sebagai karyawan outsourcing dengan prestasi yang baik sambil menyiapkan diri untuk menjadi karyawan permanen  dengan posisi yang dia inginkan sesuai kriteria umum di berbagai perusahaan bukan di perusahaan tempat dia bekerja saja.

Tari perlu melakukan persiapan untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi dalam istilah manajemen minimal sama dengan kriteria posisi yang diinginkan, namun lebih baik lagi kalau memiliki kompetensi lebih dari kriteria yang diminta. Dengan kondisi kompetensi yang sudah meningkat ditambah pengalaman kerja di perusahaan,  tentunya Tari memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima di banyak perusahaan.

Untuk meningkatkan kompetensi, Tari cukup menggunakan prinsip sederhana dan melakukannya secara konsisten. Yaitu prinsip 1% sehari. Tari cukup belajar sesuatu yang baru dengan waktu luangnya secara konsisten. Katakanlah belajar bahasa Inggris secara online misalnya, atau mulai menabung sedikit-demi sedikit agar bisa kursus ( belakangan saya tahu Tari menyiapkan tabungan untuk kuliah). Dengan  1%  peningkatan sehari, maka Tari mencapai 365 % peningkatan dalam setahun. Itu artinya kemampuannya bertambah 3 kali lipat dibanding sebelumnya.

Anda bisa mengerti, dengan kemampuan yang sudah meningkat 3 kali lipat tentunya peluang Tari mencari pekerjaan akan lebih besar. Hal ini berlaku juga untuk karyawan dengan status permanen. Mereka tidak boleh merasa dirinya aman karena status permanen karena karyawan permanen pun memiliki resiko diberhentikan karena prestasi jelek atau pengurangan karyawan.

Apalagi jika Anda memiliki keinginan untuk berkarir di perusahaan tersebut. Anda tidak akan memperoleh kesempatan hanya karena sekedar bekerja baik saja tetapi membutuhkan peningkatan kompetensi yang lebih banyak. Pergunakan prinsip 1 % sehari, setahun kemudian dengan kompetensi yang telah meningkat 3 kali lipat Anda minimal memiliki peluang kenaikan gaji yang lebih besar atau dipromosi.

Bayangkan Anda konsisten melakukan peningkatan kompetensi selama 3 tahun atau 1.095 %, yang berarti kemampuan Anda meningkat 10 kali lipat. Bila di perusahaan tersebut tidak mempunyai kesempatan yang senilai dengan kemampuan baru Anda, dengan mudah Anda menjual kompetensi Anda kepada perusahaan lain, bukan? Jauh lebih baik daripada Anda bekerja 3 tahun di perusahaan tersebut dengan kemampuan sama yang berarti Anda bekerja 1 tahun yang diulang 3 kali.

Dalam proses meningkatkan kompetensi tersebut, Anda perlu mencari tahu kompetensi apa yang menjadi standar suatu jabatan. Dengan mengembangkan diri mencapai kompetensi yang dibutuhkan apalagi melebihi standar yang diharapkan, tentunya akan meningkatkan nilai jual kemampuan Anda. Anda dengan mudah terpilih mengisi suatu jabatan atau mendapatkan promosi yang pada akhirnya berdampak pada gaji yang sesuai dengan harapan Anda.

Perusahaan tentunya lebih senang mempekerjakan karyawan yang memiliki kompetensi yang tinggi atau seorang mitra bisnis pun akan mengutamakan bekerja sama dengan mitra yang memiliki kompetensi yang baik. Memiliki kompetensi yang tinggi adalah salah satu kunci untuk mencapai sukses dalam hidup Anda.



sumber : bagian Sukses 12 dari buku "YOU ARE THE REAL PERSONAL SUCCESS"